Cara Menanam Bawang Merah agar Cepat Panen

Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan. Sebenarnya cara menanam bawang merah mudah untuk dilakukan, Anda bisa menanamnya di lahan yang kecil ataupun tanah yang luas, semuanya bisa menghasilkan bawang merah dengan kualitas baik, asalkan Anda tahu cara merawatnya. Berikut merupakan langkah mudah menanam bawang merah agar cepat tumbuh dan panen.

cara menanam bawang merah

Cara Menanam Bawang Merah Yang Baik dan Benar

Terdapat berbagai model penanaman bawang merah, baik dengan menggunakan tanah sebagai media tanam, menggunakan cara hidropnik ataupun menggunakan polybag. Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan yang ada di sekitar Anda.

1.Memilih Bibit

memilih bibit bawang merah

Bibit bawang merah merupakan hal yang paling penting, sebab ia akan menjadi cikal bakal penentu kualitas panen bawang merah Anda ke depannya. Cara membuat bibit bawang merah dari umbi adalah dengan menggunakan bawang merah yang berumur tua dan sehat. Kira-kira yang telah berumur 80 sampai 100 hari.

Bibit bawang merah yang baik, sebaiknya disimpan terlebih dahulu selama 2 hingga 3 bulan. Sedangkan ukurannya berkisar antara 1 sampai 2 sentimeter untuk tiap bibitnya. Ciri bibit yang baik adalah berwarna merah mengkilap, tidak cacat, bentuknya bagus dan tidak membusuk. Ada banyak varietas yang bisa Anda pilih, tergantung jenis pangsa pasar yang hendak dituju.

2.Olah Tanah

olah tanah

Cara membuat bibit unggul bawang merah sebenarnya tidak sulit. Langkah diatas bisa Anda ikuti sampai tuntas untuk mendapatkan bibit yang unggul dan berkualitas. Sembari menunggu bibit disimpan, Anda bisa membuat media tanam. Bajak tanah secara merata, kemudian buat gulutan dengan lebar 100 cm dan tinggi 50 cm.

Buat bedeng antar gulutan dengan jarak 50 cm juga, kemudian tabur pupuk kandang. Setelahnya, Anda bisa menutupi gulutan dengan mulsa plastik. Ini akan mempercepat pembusukan tanah dan penyerapan pupuk, sehingga membuat bibit bisa tumbuh dengan baik dan optimal.

3.Menanam Bawang Merah

menanam bawang merah

Cara menanam bawang merah selanjutnya adalah dengan melakukan penanaman bibit. Jarak tanam sekitar 15 cm, sedang di musim hujan, buat menjadi 20 cm agar bibit tidak membusuk dan air tidak menggenang. Anda bisa merendam bibit terlebih dahulu dengan air atau pupuk organik guna menghilangkan penyakit benih dan penularannya.

Dengan begitu, pertumbuhan bawang merah akan lebih cepat dan merata antara satu dengan yang lainnya. Selanjutnya, Anda bisa menanam umbi bawang merah di tanah. Setelah seminggu, bibit sudah mulai bertunas dan tumbuh dengan merata di lahan penanaman.

4.Lakukan Pemupukan

pemupukan bibit bawang merah

Jika bibit sudah tumbuh dengan baik, maka perlu dirawat dengan pemberian pupuk secara rutin. Anda bisa memberikan pupuk organik maupun kimia, semuanya memberikan manfaat pada tumbuh kembang tanaman ini. Lakukan pemupukan pada pagi hari ataupun sore hari, yakni sekitar pukul 9 atau 4 sore.

Pemupukan yang dilakukan dengan tepat akan merangsang umbi bawang merah untuk tumbuh lebih cepat. Cara menanam bawang merah agar cepat panen, harus menggunakan pupuk yang berkualitas. Pupuk juga bisa berfungsi untuk mempercepat pembelahan umbi, sehingga dihasilkan umbi bawang merah yang banyak dan besar.

5.Pengairan

pengairan

Pengairan dilakukan berdasarkan kondisi tanah, jika tanah lembab karena musim hujan, Anda tidak perlu melakukan pengairan setiap hari. Berbeda jika Anda menanam bawang merah di musim kemarau. Anda harus rutin menyiramnya dengan air, dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.

Selain pengairan, Anda juga sebaiknya melakukan penyiangan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman bawang merah yang telah tumbuh. Lakukan pembersihan setiap 2-3 per bulannya. Selalu periksa kondisi tanaman dan tanah di sekitar bibit, agar bibit umbi bisa tumbuh dengan baik. Penyiangan gulma dilakukan agar umbi terhindar dari penyakit dan hama yang mengganggu.

6.Panen

panen bawang merah

Bawang merah bisa dipanen, minimal pada bulan ketiga atau keempat hasil penanaman, tergantung bagaimana cara menanam bawang merahdan perawatannya. Selain perawatan, perbedaan masa panen juga disebabkan perbedaan masa tana,m, varietas yang digunakan, serta jenis tanah dan ketinggian tempat penanaman.

Ciri bawang merah siap panen adalah sebagai berikut: jika diperiksa, umbi telah terbentuk dengan sempurna,  kadang sebagian umbi telah muncul di permukaan tanah. Anda juga bisa memperhatikan keadaan daun bawang, jika 80 persen sudah rebah, maka bawang merah telah siap panen.

Selain itu, daun bawang merah telah berwarna pucat, kadang malah kering dan tidak berair. Pangkal daun, apabila dipegang telah kaku, ini menandakan bahwa bawang merah telah berumbi dan siap untuk dipanen.

Itulah cara menanam bawang merah dengan cepat berikut cara merawatnya. Berkat lonjakan permintaan bawang merah yang tinggi di pasaran, budidaya ini kini telah berkembang dengan pesat dan bisa mencukupi permintaan pasar dengan baik.

Dengan semakin mahalnya harga bibit bawang merah di pasaran, Anda bisa mensiasatinya dengan membuat bibit sendiri. Langkahnya juga mudah, Anda hanya perlu memilih bawang merah yang telah Anda beli, yang memiliki kualitas baik, berbentuk bulat sempurna dan tidak cacat. Untuk selanjutnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

Bibit Bawang Merah

bibit bawang merah

Terdapat banyak hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan pemilihan benih maupun cara menyimpan bawang merah untuk bibit. Jika tidak dilakukan dengan seksama dan cermat, hasil yang akan Anda dapatkan akan jauh dari baik.

  1. Seleksi benih dengan teliti, secara fisik ia sehat dan tidak terlalu tua. Pilihlah dari tanaman yang tidak terkontaminasi oleh nitrogen, sebab, jika menggunakan bibit nitrogen, bibit bawang merah tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.
  • Lakukan penjemuran pada calon bibit yang telah Anda pilih. Lakukan penjemuran dibawah sinar matahari langsung untuk membunuh bakteri yang sekiranya masih menempel dan mengurangi kadar air pada benih bawang merah Anda.
  • Pembalikan dilakukan sekitar 2 sampai 3 kali dalam sehari. Jika sudah benar kering, Anda bisa mengikat bawang merah pada tali bambu dan diangin-anginkan. Akan lebih baik apabila Anda menyemprotnya dengan pestisida, agar terhindar dari hama pasca panen.
  • Proses pembuatan dan penyimpanan bibit untuk digunakan dalam penanaman bawang merah tidak berhenti sampai disitu. Cara menanam bawang merah dengan umbi tersebut adalah penjemuran uang sampai benar-benar kering, kemudian simpan di gudang dengan suhu yang hangat, agar tidak mudah busuk.
  • Lakukan pemeriksaan rutin di dalam gudang, jika ada bibit yang rusak, segera buang agar tidak menulari bibit yang lainnya.

Keunggulan membibit bawang merah dengan biji adalah hasil yang lebih baik daripada dengan teknik yang lain. Cara menanam bawang merahdengan cara ini, selain menghemat biaya pengadaan bibit, juga lebih mudah di distribusikan ke berbagai daerah.   

Mudah bukan cara menanam bawang merah untuk di budidayakan? Jika berminat Anda bisa menjadikannya sebagai bisnis sampingan, sebab profit yang akan Anda dapatkan cukup tinggi dibandingkan dengan budidaya tanaman umbi jenis lainnya. Selamat mencoba!