Cara Menanam Bawang Putih Untuk Pemula Auto Panen

cara menanam bawang putih

Bawang putih menjadi salah satu bumbu rempah yang banyak digunakan oleh setiap orang untuk memasak. Karena bawang putih dapat membuat makanan menjadi lebih lezat. Tak hanya bawangnya saja, namun daun bawangnya juga sering dipakai untuk campuran beberapa masakan. Bagi beberapa orang yang tinggal di daerah dingin, menanam bawang putih menjadi hal biasa. Karena di tempat dingin, bawang putih lebih mudah tumbuh. Nah, bagi Anda seorang pemula yang ingin mengetahui cara menanam bawang putih yang baik dan benar , simaklah penjelasan berikut ini.

Cara Menanam Bawang Putih Dari Awal Hingga Panen

Bawang putih memang dikenal sebagai salah satu rempah masakan yang banyak digunakan orang. Apapun masakannya, bawang putih akan dijadikan sebagai pelengkap bumbunya. Bagi orang-orang yang menanam bawang putih, mereka tak hanya bisa memanfaatkan bawangnya saja, namun daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap makanan. Cara menanam bawang putih pun tidak terlalu sulit, maka tak heran jika banyak orang yang menanamnya sendiri di rumah. Nah, berikut ini adalah cara-cara untuk menanam bawang putih dari awal hingga bisa panen.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Merah agar Cepat Panen

1. Menentukan waktu penanaman bawang putih

musim kemarau untuk menanam bawang putih

Sebelum melakukan penanaman, cara menanam bawang putih yang pertama adalah dengan menentukan terlebih dahulu waktu yang tepat untuk menanam bawang. Biasanya, waktu yang tepat adalah ketika musim kemarau, karena musim hujan bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan penanaman. Apabila Anda berada di wilayah yang berada di daerah tropis, maka akan lebih cocok jika Anda menanam bawang putih pada saat musim semi, yaitu pada bulan Februari atau Maret.

2. Memilih bibit bawang putih yang berkualitas

bibit bawang putih

Cara menanam bawang putih selanjutnya adalah menentukan bibit bawang yang berkualitas. Sebenarnya, Anda dapat menggunakan bibit bawang putih dari bawang yang Anda beli di pasar. Namun belum tentu bibit tersebut unggul atau tidak. Pemilihan bibit ini sangatlah penting, karena akan berpengaruh terhadap bawang putih yang akan ditanam.

Maka dari itu, belilah bibit bawang putih di toko tanaman yang memang menyediakan bibit bawang putih dan memang cocok untuk daerah yang Anda tinggali. Dengan membeli langsung di tokonya, maka Anda akan memiliki kesempatan lebih banyak untuk dapat memilih bibit-bibit yang unggul. Sebab bawang putih memang memiliki varietas yang bermacam-macam, ada yang untuk ditanam saat musim kering, ada yang cocok ditanam saat musim penghujan. Selain itu, Anda juga bisa membuat bibit sendiri, karena cara membuat bibit bawang putih sendiri pun tidaklah terlalu sulit.

3. Siapkan lahan untuk menanam bawang putih

lahan bawang putih

Langkah atau cara menanam bawang putih berikutnya, yaitu menyiapkan lahan. Posisi matahari menjadi salah satu hal penting yang harus Anda pertimbangkan, pastikan bahwa lahan yang akan disiapkan memiliki akses ke matahari secara langsung. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa tempat atau lahan memiliki cukup akses untuk mendapatkan pengairan.

Untuk tanahnya, Anda bisa menggali terlebih dahulu dengan kedalaman 4 inchi. Setelah itu, Anda dapat memberinya pupuk kompos terlebih dahulu sebelum menanamkan bawang putih ke sana. Cara membuat bibit bawang putih juga tak jauh beda dengan cara menanamnya, jadi Anda juga perlu melakukan beberapa persiapan lahan untuk membuat bibitnya. Akses terhadap air dan matahari juga sama pentingnya untuk diperhatikan.

Sebelum menanam, Anda dapat membersihkan lahan lebih dulu dari berbagai sisa-sisa tanaman di atas permukaan tanah. Sebelum ditanami, tanah dapat dibajak terlebih dahulu sebanyak 2-3 kali dalam satu minggu. Setelah itu, Anda dapat membuatkan pembatas dengan tinggi sekitar 20-50 cm dan lebarnya 60-150 cm. Jangan lupa pula untuk membuatkan parit, supaya pengairannya lebih lancar.

4. Menanam bibit bawang putih

menanam bitbit bawang putih

Apabila lahannya sudah siap, cara menanam bawang putih selanjutnya adalah menanam bawang putih ke lahan. Anda dapat menanamnya pada kedalaman 2-3 cm dengan jarak yang konsisten antar tanaman. Caranya yaitu dengan mengambil siung-siung bawang putih dengan tetap membiarkan kulitnya, lalu tanam siung tersebut ke dalam tanah. Aturannya adalah bagian akar berada di bagian bawah, lalu runcingnya berada di bagian atas. Hal ini penting diperhatikan agar tumbuhnya bawang tidak salah arah. Setelah itu, tutuplah bawang putih dengan tanah yang ada di dekatnya.

5. Merawat bawang putih

merawat bawang putih

Jika bawang putih sudah selesai ditanam, maka langkah selanjutnya adalah merawatnya dengan baik. Anda harus menjaga lahan supaya tetap bersih dan terawat. Apabila Anda menanam pada musim gugur, Anda dapat menutupi tanaman menggunakan jerami, namun jika Anda menanamnya pada musim semi, Anda tidak perlu menutupi tanaman dengan jerami.

Selain itu, cukupilah kebutuhan air tanaman. Pengairan harus dilakukan secara rutin, supaya tanaman tidak kekurangan air. Bawang putih ini membutuhkan pengairan yang tepat. Tanaman ini membutuhkan air setiap 3 hingga 5 hari, dan pengairannya juga bergantung pada cuaca. Apabila di musim kering dan Anda melihat tanaman kering, maka Anda harus segera melakukan pengairan, meskipun bukan saatnya memberi air. Namun apabila di musim dingin, Anda tak perlu menyiramnya terus menerus, sebab tanaman sudah basah.

Cara menanam bawang putih yang baik adalah dengan memperhatikan pula proses penyiraman airnya. Parit yang tadi dibuat, dapat difungsikan untuk melakukan pengairan. Anda bisa memberi air sebanyak 2-3 kali sehari di awal-awal penanaman. Namun, jika sudah mulai tumbuh tunas, maka Anda hanya perlu melakukan pengairan sebanyak 7-15 hari sekali saja. Dan Anda bisa berhenti melakukan pengairan jika sudah mulai akan panen, bisa sepuluh hari sebelum panen Anda menghentikannya.

6. Memberi tanaman bawang putih pupuk

pupuk untuk bawang putih

Pupuk yang digunakan untuk bawang putih ini adalah pupuk organik dan non organik. Pupuk organik yang biasa digunakan adalah pupuk kompos dari kandang ayam atau kandang kambing. Banyaknya pupuk organik juga disesuaikan dengan luasnya lahan tanam bawang putih. Anda bisa menggunakan pupuk kambing sebanyak 30 ton/ha. Lalu Anda juga bisa menggunakan pupuk nitrogen sebanyak 3 kali selama proses penanaman, yaitu saat menanam, pembentukan tunas, dan saat pembentukan umbi. Tambahan pupuk pada tanaman menjadi proses yang baik untuk tumbuh kembang tanaman. Dengan memberikan pupuk, maka tanaman akan tetap sehat dan tumbuh dengan baik. Termasuk ketika sudah masanya membersihkan gulma, Anda harus segera melakukannya, supaya tidak mengganggu pertumbuhan tanaman. Nah, itulah enam langkah mudah atau cara menanam bawang putih yang bisa Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah yang mudah di atas perlu Anda pahami satu per satu supaya hasil dari penanaman Anda dapat maksimal, dan bawang putih yang akan dipanen berkualitas dan besar-besar. Anda juga perlu memperhatikan hal-hal kecil, seperti waktu penyiraman air dan juga pemberian pupuk, supaya tanaman dapat tumbuh dengan sehat sampai masa panen tiba.