Cara Menanam Bunga Matahari Agar Cepat Tumbuh

Bunga matahari adalah salah satu bunga yang indah, sehingga banyak orang yang menyukainya. Termasuk dengan warnanya yang menawan,. Bunga matahari ini memiliki nama ilmiah Helianthus annuus Linn. Apabila Anda hendak menanam bunga matahari, caranya sangatlah mudah, Anda bisa menggunakan biji bunga matahari untuk menanamnya di rumah. Selain menjadi penghias rumah, ternyata bunga matahari ini juga memiliki beberapa manfaat untuk menyembuhkan penyakit. Nah, untuk mengetahui bagaimana cara menanam bunga matahari, simaklah ulasan berikut ini.

Cara Menanam Bunga Matahari Hingga Berbunga

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari bunga matahari. Adapun akar dari bunga ini dapat menyembuhkan infeksi pada saluran pernapasan dan saluran kencing. Lalu bagian bunganya sangat bagus untuk mengurangi rasa nyeri saat menstruasi, saat kepala terasa sakit, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Maka tak heran jika kemudian cukup banyak orang yang ingin membudidayakan bunga matahari ini. Nah, berikut ini adalah cara menanam bunga matahari yang bisa Anda ikuti.

1.Memilih benih bunga matahari

bibit bunga matahari

Cara menanam bunga matahari yang pertama adalah dengan melakukan pemilihan bibit. Bibit bunga matahari yang harus Anda pilih adalah bibit yang unggul, supaya tanaman yang nantinya akan muncul juga bagus dan berkualitas. Anda bisa membeli biji atau benih bunga matahari dari toko yang memang menyediakan benih bunga matahari.

Selain itu, Anda juga perlu menentukan jenis bunga matahari yang akan Anda tanam. Karena ada banyak jenis tanaman bunga matahari. Contohnya adalah jenis bunga matahari yang tidak tumbuh lebih dari dari satu meter, yaitu autumn beauty, teddy bear, sunbeam, dan mammoth.

2.Menyiapkan lahan untuk penanaman

lahan untuk penanaman

Langkah atau cara menanam bunga matahari berikutnya adalah dengan menyiapkan lahan. Pertama-tama, Anda harus memilih dahulu tempat yang akan digunakan untuk menanam bunga matahari. Tanaman bunga matahari hanya akan tumbuh di tempat yang terbuka dan mendapatkan akses matahari secara penuh.

Sebelum itu Anda bisa mempersiapkan media tanamnya lebih dulu. Anda dapat mengombinasikan tanah dengan kompos dengan perbandingan 2:1 supaya lahan yang akan ditanami bunga matahari sehat dan bernutrisi. Dengan begitu, bunga matahari juga akan tumbuh dengan lebat dan bagus. Adapun tujuan pencampuran tanah dengan kompos adalah untuk membuat media tanam menjadi bernutrisi dan subur, sehingga tanaman di atasnya juga akan tumbuh subur.

3.Melakukan pembibitan bunga matahari

Pembibitan bunga matahari

Jika media tanam sudah selesai dibuat, cara menanam bunga matahari berikutnya adalah dengan melakukan pembibitan. Anda dapat menyemaikan benih yang sudah Anda beli dengan media polybag atau baki semai. Media yang bisa Anda gunakan adalah campuran dari tanah, kompos, dan arang sekam. Perbandingan yang bisa digunakan adalah 1:1:1.

Cara membuat bibit bunga matahari sendiri ini cukup mudah, setelah ditanam, Anda bisa merawatnya dengan menyiram media semai ini dengan air secara rutin. Kemudian tempat penyimpanannya harus di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, dan usahakan media yang digunakan untuk pembibitan ini juga tidak terkena air hujan secara langsung. Siramlah media semai ini secara rutin sampai umurnya mencapai kurang lebih 30 hari dan siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.

4.Menanam bibit bunga matahari

Menanam bibit bunga matahari

Cara menanam bibit bunga matahari tidaklah sulit. Apabila bibit sudah siap dipindahkan, Anda dapat segera memindahkannya. Karena pemindahan ini juga akan membuat bunga matahari cepat tumbuh. Pertama-tama, cabultah bibit bunga matahari dari media semainya, lalu tanamkan pada lahan dengan kedalaman kurang lebih 10 cm atau sampai akarnya tidak terpendam seluruhnya. Apabila tanah pada media semai kering, Anda harus menyiramnya lebih dulu supaya akarnya dapat tercabut dengan sempurna.

5.Merawat bunga matahari

Merawat bunga matahari
Pippa: Seed sowing 14/1/09Photographer: Sarah CuttleWatering sunflower seeds

Ada beberapa hal yang musti Anda perhatikan dari cara menanam bunga matahari ini, di antaranya adalah saat proses perawatan. Proses pengairan bunga matahari menjadi hal penting, Anda harus menyiram tanaman ini secara teratur. Namun sesuaikan pula penyiraman air dengan keadaan cuaca. Apabila di musim hujan, maka Anda tak perlu memberikan air pada tanaman secara terus menerus, karena air hujan cukup memberikan air pada tanaman ini. Pemberian air pada tanaman idealnya adalah sebanyak dua hari sekali sampai tanaman bunga matahari mencapai umur 1,5 bulan.

Kemudian penempatan bunga matahari juga menjadi hal penting, pastikan bahwa Anda meletakkan bunga matahari pada tempat yang tepat, yaitu di lahan yang terkena akses sinar matahari secara langsung. Karena dengan kombinasi air dan sinar matahari yang cukup, maka bunga matahari akan tumbuh dengan lebat dan sehat.

Cara menanam bunga matahari yang tak kalah penting adalah dengan memberikan pupuk atau nutrisi untuk bunga. Berikanlah pupuk secara rutin setelah usia bunga matahari sekitar dua bulan. Anda harus memberikan pupuk secara rutin pada bunga matahari pada bulan-bulan berikutnya supaya bunga tetap sehat dan bernutrisi. Pupuk yang bisa digunakan adalah pupuk ZA dan SP-36. Anda bisa memberikan satu sendok teh pupuk untuk satu tanaman. Cara pengaplikasiannya adalah dengan melarutkan pupuk ke dalam air terlebih dahulu. Airnya kurang lebih 500 ml.

Apabila tanaman sudah berumur 2 bulan, maka pupuk yang bisa Anda berikan adalah pupuk hayati yang mengandung bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat inilah yang akan membantu proses penguraian unsur hara yang ada di dalam tanah. Dengan begitu, akar bunga matahari juga akan lebih mudah untuk menyerap pupuk yang diberikan.

Agar bunga matahari terhindar dari berbagai penyakit dan juga hama, Anda juga bisa memberikan pestisida atau insektisida pada tanaman tersebut. Namun pilihlah pestisida dan insektisida yang memang khusus untuk tanaman bunga matahari. Anda bisa membelinya di toko-toko yang menyediakan berbagai bahan-bahan untuk tanaman.

Adapun hama yang biasanya menyerang bunga matahari adalah jamur daun atau powdery mildew. Jamur inilah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman, sehingga harus segara dibasmi. Anda bisa melarutkan 5-10 ml  serum bakteri asam laktat  dengan air sebanyak 1 liter, lalu menyemprotkannya pada tanaman bunga matahari sebanyak 3 kali dalam waktu satu minggu. Penyemprotan yang baik bisa Anda lakukan pada saat sore hari, yaitu sekitar pukul 16.00. Lakukanlah perawatan dengan rutin agar tanaman bunga matahari tetap sehat dan lebat sampai bijinya siap untuk dipanen.

Nah, itulah tadi beberapa langkah-langkah atau cara menanam bunga matahari yang sederhana dan mudah. Apabila Anda menanam bunga matahari, maka Anda perlu memperhatikan proses perawatannya, karena proses panjang inilah yang juga akan menentukan apakah bunga matahari yang Anda tanam dapat bertahan sampai panen ataukah tidak. Dan juga yang akan menentukan seberapa sehat dan unggulnya tanaman tersebut. Sehingga ketika masa panen tiba, Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal.